INILAH 8 FAKTA TENTANG PERSIPURA


Oleh Fred Wakum

Logo Persipura Jayapura

Persipura memang luar biasa tahun ini, gelar juara ISL 2011/2012 telah dipastikan sebelum musim kompetisi resmi berakhir, Pencetak Gol terbanyak, Pemain terbaik semua disabet oleh Kaptennya Boaz Salosa dan dilengkapi dengan mengalahkan Indonesia All Star 2-1 tanggal 29 Juni yang lalu di Stadion Mandala Jayapura. Konon kabarnya Indonesia All disebut – sebut sebagai “PSSI mini” plus Pemain asing berkwalitas, namun semuanya tak menyurutkan semangat sang jawara untuk menaklukkan mereka.

Dan inilah 8 fakta tentang Persipura Jayapura

1.PEMAIN LOKAL

Persipura merupakan satu – satunya club profesional di Indonesia yang paling banyak menggunakan, memberdayakan dan mempercayakan pemain – pemain asli setempat. Dimana Jacksen F Tiago menggunakan paradigma “trapesium terbalik” untuk menyusun materi pemain Persipura dengan mempercayakan pemain asli Papua untuk mengisi quota Tim Persipura terlebih dahulu, kemudian baru menambah pemain Asing sesuai kebutuhan Team.

Persipura juga selalu memberikan kepercayaan kepada “adik-adik binaan” di persipura U-21 untuk mengisi posisi penting dalam squad, dan berlaga pada event-event menentukan, sehingga skil mereka hampir sama. Kepercayaan pelatih selalu dijawab dengan tuntas oleh para pemain muda Persipura

2.JUARA LEBIH DAHULU

Bermateri 100% pemain lokal, Persipura Jayapura melalui pemain-pemain mudanya mampu menyuguhkan permainan cemerlang ketika membungkam Persisam Samarinda yang diperkuat tiga legiun asing dan dihadapan puluhan ribu sporter Persisam – “Pusamania” – di stadion “Theater Of Hell” Segiri Samarinda dengan skor 2-1 tanggal 8 Juni 2001 yang lalu dengan mengoleksi 55 poin, sehingga membuat Persipura sulit terkejar dalam sisa pertandingan.

Walaupun beberapa waktu sebelum pertandingan dimulai Pelatih PERSISAM Hendri Susilo sesumbar : ” Persipura boleh saja juara ISL tahun ini, tapi tidak di Samarinda ” sebagaimana banyak di kutip dalam twitterres.

Ternyata hanya dengan pemain lokal PERSIPURA stadion “Theater Of Hell” Segiri Samarinda tidak seangker julukannya dan PERSIPURA bisa mengunci juara ISL 2010-2011 di Samarinda, walaupun masih menyisakan beberapa pertandingan lagi tapi semuannya – pinjam istilah anak saya – “nggak ngaruh” buat Persipura. Artinya, Persipura menjadi juara ISL 2010 – 2011 secara meyakinkan atas usaha sendiri, bukan menunggu klub lain saling mengalahkan lalu keluar sebagai pemenang, atau bertarung pada detik-detik terakhir dengan memasukkan banyak gol agar menjadi juara.

3.KALAH PALING SEDIKIT NAMUN PRODUKTIF

PERSIPURA merupakan satu-satunya Club dengan kekelahan paling sedikit sepanjang kompetisi Liga Super Indonesia (LSI). Pada Kompetisi LSI 2011/2012, Persipura hanya mengalami kekalahan 2 kali saat bertandang ke AREMA (1-0) dan Persiba (1 – 0) dan selama musim ini belum ada yang mempu mengalahkan Persipura lebih dari 2 – 0

Disamping itu Persipura merupakan TIM yang sangat produktif dengan memasukkan 63 gol dalam 28 pertandingan dan hanya kemasukkan 23 Gol – Bandingkan dengan peringkat dua SLI musim ini, Arema yang kalah : 6 kali, memasukkan : 52 gol, kemasukan : 25 gol – Ini menjadi suatu bukti nyata bahwa Persipura merupakan sebuat Tim dengan Pertahanan terbaik dan penyerang terproduktif di Indonesia.

4. BINTANG TIGA

Persipura merupakan satu-satunya Tim yang menjadi pengumpul juara ISL terbanyak yaitu tiga kali. Sukses itu membuat Persipura menorehkan dua gelar juara sejak kompetisi tertinggi di tanah air ini berubah menjadi Superliga pada musim 2008/09. Saat masih bernama Liga Indonesia, Persipura mendapatkan satu gelar juara pada tahun 2005.

5.BOAZ IS THE BEST

Persipura melengkapi pesta kemenangan dengan mengunci semua gelar sebagai : Juara ISL 2011/2011, Top skorer dan Pemain terbaik yang diboyong oleh Kaptennya Boaz Salossa.

Dengan menorehkan 22 gol selama Kompetisi, Boaz Salossa mengokohkan dirinya sebagai satu-satunya top skorer Indonesia yang dapat mematahkan dominasi pemain Asing yang selalu menjadi top skor di ajang Liga Indonesia selama ini.

Sementara untuk menjadi Pemain Terbaik Djarum Indonesia Super League (ISL) 2010/2011, Boaz Solossa (Persipura Jayapura), harus bersaing dengan 2 striker lainnya yaitu Bambang Pamungkas (Persija Jakarta), dan Aldo Baretto (Persiba Balikpapan).

“Terdapat sembilan hal yang menjadi penilaian kami untuk menetapkan pemain terbaik. Konsistensi dan kualitas pertandingan termasuk juga kecerdasan dalam bermain, termasuk dari salah satu penilaian,” jelas Head of TSG Liga, Jopie Leepel.

“Akan sangat sulit bagi kami untuk melakukan penilaian tersebut karena ketiga pemain ini merupakan pemain yang menonjol di klubnya. Namun, hanya ada satu yang terbaik dan kami yakin siapa pun yang terpilih merupakan representasi dari peningkatan kualitas pemain yang berlaga Djarum di ISL,” pungkas Jopie Leepel sebagaimana di kutip http://www.goal.com.

Menurut CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono, penilaian akan dilakukan oleh Tehnical Study Group. Pengumuman pemenang akan dilaksanakan di Jayapura pada 29 Juni kemarin, bertepatan dengan Perang Bintang di Stadion Mandala. Akhirnya pengumuman utupun dating, dan Boaz salossa dinyatakan sebagai pemain terbaik untuk melengkapi kebahagiaan Persipura Jayapura

Menjadi pemain terbaik dalam suatu Event berskala Nasional Bagi Boaz Salosa, bukan hal yang pertama. Saat masih bermain di PON Papua lalu ia juga ditunjuk sebagai kapten tim dan terpilih sebagai pemain terbaik sekalius membawa tim PON Papua sebagai Juara.

6.MASUK 8 BESAR AFC CUP 2011

Persipura merupakan satu-satunya club sepakbola Indonesia dapat bersaing di AFC Cup yang sudah sampai pada babak 8 besar dan menyisakan 8 tim terbaik dari beberapa negara Asia.

Dari beberapa negara yang mengirim tim terbaiknya salah satunya adalah tim kebanggan masyarakat Jayapura dan seluruh Indonesia Persipura Jayapura yang berjuang membawa nama negara diajang AFC cup 2011, walaupun pemainnya selalu di “tuduh” indisipliner oleh para pelatih TIMNAS Indonesia

Menariknya Trophy AFC Cup 2011 selalu berada di Asia Barat sejak gelaran ini dimulai tahun 2004 yang lalu. Akankah PERSIPURA dari Asia Tenggara akan merebut Trophy AFC Cup untuk pertama kalinya ? Mengingat ada tiga wakli dari ASEAN, dua dari Thailand dan Satu dari Negara Indonesia

Dan semuanya akan terjawab dengan tuntas ketika Persipura akan menjamu Wakil dari Iraq di Stadion Mandala Jayapura – 13 September 2011 mendatang .

7. PERINGKAT 207 DUNIA

Persipura Jayapura saat ini naik dari peringkat 264 menjadi peringkat 207 dunia. Hal ini seperti dilansir oleh International Federation of Football History & Statistics (IFFHS) dalam situs resminya, Tim Kebanggaan masyarakat Papua, Persipura Jayapura saat ini berada di Peringkat ke 207 dunia, pada medio sebelumnya anak asuh Jacksen Tiago ini hanya berada di Peringkat 264.

IFFHS sendiri adalah sebuah Federasi Internasional yang bertugas melakukan pendataan sejarah dan statistic klub di seluruh dunia berdasarkan data base yang diperoleh FIFA.

Dari susunan peringkat klub dunia yang dirilis tersebut peringkat lima besar diisi oleh, Barcelona, Real Madrid, FC Porto, Manchester United dan Manchester city, sementara perwakilan Serie A Italy hanya mendududuki peringkat 6 melalui Internazionale Milan.

Peringkat 207 yang dihuni Persipura Jayapura (Indonesia), ternyata jauh lebih baik dari beberapa klub besar Eropa dan Amerika Latin yang sudah sangat tersohor seantero jagat raya, sebut saja Nama-nama seperti, Maccabi Haifa, Israel (208), River Plate, Argentina (213), Fiorentina, Italy (246), dan Newcastle United, Inggris (292).

Sekedar Flash back ke belakang Club River Plate, Argentina (213) pernah membesarkan seorang mahabintang yang kemudian kita kenal dengan nama Daniel Pasarela. Ia adalah mantan kapten timnas Argentina yang berhasil membawa Argentina memboyong juara dunia sepak bola untuk pertama kalinya pada tahun 1978.

8. JACKSEN & PERANG BINTANG

Jacksen menjadi pelatih pertama yang bisa menjadi pemenang di Perang Bintang Indonesia di dua tim berbeda masing masing All Star dan Juara ISL. Pada penyelenggaraan musim lalu, Jacksen sukses membawa tim All-Star meraih kemenangan atas Arema Indonesia, dengan skor 4 – 5

Kali ini, Jacksen kembali membawa Persipura tampil sebagai pemenang di Perang Bintang dengan skor 1-2 atas All Star. Dengan demikian, Jacksen merupakan pelatih pertama yang bisa membawa tim besutannya juara di dua tim yang berbeda, yaitu di All Star dan Tim Juara ISL.

“Saya siap mengukir sejarah di pertandingan nanti. Saya sebelumnya membawa tim All-Star menjadi pemenang. Tahun ini berbeda. Sekarang saya membawa tim juara menghadapi All-Star. Saya ingin jadi pemenang lagi,” ungkap Jacksen di http://www.goal.com. Dan sejarah itu telah terukir

PENUTUP

Demikian beberapa fakta yang dapat diungkap tentang Persipura Jayapura, semoga makin banyak fakta lain akan terungkap kemudian untuk menjadi pemicu bagi persepakbolaan Papua khususnya dan Indonesia Umumnya.

Akhirnya melalui artikel ini saya ingi mengucapkan SELAMAT BUAT PERSIPURA sebagai juara Liga super Indonesia 2010/2011 dan meminjam kata-kata pelatih Pletita Jaya : “You are the real Champion”. Bravo Persipura.

Penulis, masyarakat awam, tinggal di Timika ( Blog : http://www.fredwakum.wordpress.com/ )

Satu Tanggapan

  1. Persipura memang mantap Pak, walaupun saya dari Jawa tengah (Solo) tapi saya suka sekali dengan Persipura, update terakhir Persipura sekarang peringkat 178 IFFHS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: